KULIAH

Omelan Dosenmu: Besi Panas Pada Hari Ini. Mutiara Kokoh Pada Esok Hari

Image From: Akadusyifa.com

Untuk yang sedang dan akan menghadapi semester akhir di bangku kuliah,  yang sedang sibuk mencari judul penelitian namun ketika sudah punya judul lalu ditolak, atau judul sudah diacc tapi referensi susah didapat. Ada juga yang sudah dapat referensi tetapi proposal penelitian dicoret – coret dosen pembimbing, dikritik abis – abisan,  diREVISI diREVISI dan terus diREVISI. Saat sudah direvisi, diomelin karena tidak sesuai dengan saran dosen. Sampai lelah, sampai sebal, sampai tidak tahu harus apalagi, sampai bertanya – tanya kapan saya akan maju ketahap selanjutnya? Kapan saya lulusya? Ya memang lelah menunggu dosen pembimbing mempunyai waktu luang. Ya memang tidak mudah mempersiapkan mental untuk bertemu dosen pembimbing terlebih jika tidak paham dengan penelitian sendiri. Mungkin akan kena omel dan merasa diri begitu sangat bodoh. Lalu sebagian dari kita akan sakit hati, motivasi menurun, dan ujung – ujungnya malas untuk meneruskan.

edunews.id
Image From: Edunews.id

Tapi sebentar dulu! Mari kita berfikiri positif. Mengapa harus ada penolakan judul? Mengapa harus ada kritik – kritik pedas? Mengapa dosen kita harus menyelipkan omelan diprosesi itu? Coba kita pikirkan, bagaimana kredebilitas diri kita sendiri ketika lulus sebagai sarjana namun penelitian akhir/skripsi kita tidak valid, konsep ngaco, metodologi salah, ejaan tidak sempurna? Padahal kita mendambakan menjadi diri yang ahli ketika kita lulus nanti. Bagaimana dengan perusahaan yang akan kita lamar jika tahu skripsi kita saja tidak benar? Bagaimana mereka mempercayai kita untuk menangani masalah – masalah perusahaan yang lebih complicated? Jawablah dengan akal sehat kita. Tentu kalian akan sepakat. Semua omelan dosen kita hari ini sebenarnya adalah penyelamat untuk kita pada hari berikutnya. Dosen kita secara tidak langsung menjadikan kita sosok yang gigih untuk mencapai tujuan sekaligus membenarkan ilmu kita. Saya yakin dibalik banyak kritik dan omelan tidak ada rasa untuk menjatuhkan, bahkan banyak terselip harapan yang sebenarnya bisa memacu semangat kita. Karna kebahagiaan seorang guru adalah ketika anak didiknya sukses bukan?

Teman – temanku. Langkah kita tidak sepanjang adik – adik tingkat kita yang masih ditahun pertama, yang masih punya banyak kesempatan untuk meraih prestasi ketika dalam status mahasiswa. Sedangkan kita, sebentar lagi  akan menemukan garis finish, kalau kita belum punya prestasi gemilang dimasa – masa kuliah kita ini. Semoga penelitian akhir/skripsi kita dapat berguna dan menunjang karir kita dimasa depan. Jangan pernah merasa bodoh, karena tidak ada yang bodoh yang ada hanya orang yang tidak mau. Ya !tidak mau menyelesaikan. Kita sudah terlanjur memulai, ayo segera kita selesaikan ini semua dengan baik, tapi dengan catatan jangan pernah sekali – kali membenci dosen – dosen kita walau kritikan pedas kadang menampar. Anggap saja itu besi panas pada hari ini yang sedang menempa kita menjadi sesosok pribadi yang kokoh seperti mutiara pada  esok hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s